<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=9624837&amp;blogName=me+and+my+story&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLACK&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Farisemut.blogspot.com%2Fsearch&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Farisemut.blogspot.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

Saturday, April 02, 2005

Gule Kambing Bunderan Grosvenor

Selesai urusan visa, sekarang nikmati jalan-jalan. Cari makanan enak, trus jalan-jalan ke Oxford Street. Mau ke makan bebek peking di Bayswater, males ngantri takut makin laper. Akhirnya ke kedubes Indonesia, di Grosvenor Square. Sampai disana, makanan belum siap. Sambil menunggu, Ratih bilang, mudah-mudahan menunya pempek. Fanty pengen menunya bakso. Ternyata surprise, menunya Gule Kambing, Lontong, Sambel, Bakwan Udang, Kerupuk dan Acar..Enaaakkk. Langsung saya bahagia. Sambil makan, kita sibuk mengagumi hasil masakan Mbak Koki yang bukan orang Indonesia.


Selesai makan, kita 'tawaf' keliling central London. Entah kenapa, saya selalu tertarik untuk lagi dan lagi, keluyuran di sekitar Parliament Building yang berdiri anggun di sebelah sungai Thames. Jadi, kesanalah kita. Jalan kaki.


Sebelum sampai kesana, kita harus melewati Trafalgar Square yang hari itu dipenuhi banyak sekali turis, sampai patung singa-nya penuh diduduki orang yang berfoto. Hari itu saya nggak terlalu berminat masuk ke National Gallery Museum, karena sedang di-refurbish. Dari Trafalgar kita menyeberang melewati kantor Tony Blair yang sedang ramai, banyak mobil parkir dan orang berkerumun, entah ada acara apa.


Di depan Parliament Building dan Big Ben, yang berhadapan dengan Westminster Abbey, saya, Ratih dan Fanty ngobrol, gimana kalau sekali-sekali kita ikut tur masuk ke Abbey. Siapa tau cerita-cerita di Da Vinci Code, soal makam, dan petunjuk Holy Grail bisa kita lihat. Sayang, ternyata jadwal tur sudah selesai hari itu. Jadilah kita ketawa-ketawa..bikin foto dengan gaya ancurr, di depan Abbey.


Kecapean jalan kaki, kita menyeberang lagi ke arah Parliament Building, dan duduk-duduk di taman sampingnya yang menghadap sungai Thames. Saya ingat tepian sungai Mahakam di Samarinda, yang juga ada tempat duduk-duduk untuk lihat perahu besar lalu lalang. Tapi menurut saya, Mahakam masih lebih lebar dibanding Thames.


Bosan dan dingin duduk-duduk, kita sepakat untuk naik tube ke Harrods di Knightsbridge. Di dalamnya, kita sibuk nyela-nyela harga handuk yang 300 pound, dan baju-baju ribuan pound. Baju-baju itu mungkin 'jajanan' Victoria Beckham, hehe..Satu baju, bisa untuk hidup sebulan mahasiswa.


Tapi di Harrods ada hal yang nggak boleh lupa dibeli. Krispy Kreme donat. Kalau ini, beli lusinan pun bisa karena harganya nggak gila. Suvenir, pernak- pernik kecil, masih lumayan masuk akal harganya. Yang gila mahalnya ya memang barang-barang branded.


Setelah keluyuran di toko buku di salah satu lantainya, kita benar-benar capek. Naik tube lagi, ke China Town. Tujuan, cari tempat makan karena si bungsu Ratih lapar, sekaligus belanja bahan makanan Indonesia. Sebetulnya, kita pengen bebek peking. Tapi karena kesal dengan Chinese Restaurant yang waitressnya nggak ramah dan memaksa masing2 kita memesan porsi besar yang sudah ditentukan harganya, kita cabut ke restoran Malaysia. Menunya nikmat luar biasa, cah kangkung belacan dan sambal udang king prawn. Ah senang...kesal saya gara-gara visa terobati jalan-jalan dan makan enak. Tapi kasian si Bang Latief gak bisa ikut, jadi nggak bisa makan enak rame-rame deh.

Capek, kenyang dan ngantuk, jam 9 kurang, akhirnya kita pulang. What a long day..Pheww, besok bikin essay lagi...