<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=9624837&amp;blogName=me+and+my+story&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLACK&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Farisemut.blogspot.com%2Fsearch&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Farisemut.blogspot.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

Tuesday, February 15, 2005

Damai di Helsinki, Damai di Pidie

Damai di PIDIESebentar lagi hari berganti. Aku belum bisa tidur. Bukan karena insomnia. Tapi sebuah paper yang harus dipresentasikan besok, belum beres. Suntuk, mumet. Iseng aku buka email. Tak ada yang ramai. Gimana dengan email baang. Ada imel dari Pak Frans, bekas bosnya di Jakarta: "Lae, tulisan istri di Kompas, bagus tuh. Proficiat".

Panglima GAM bertemu utusan Gus DurAku bangunkan bang Latief. Lalu kita buka situs Kompas. Alhamdulillah, setelah 2 pekan dimunculkan juga. Ini bukan soal kebanggaan, nama keluar di media ternama. Tapi soal ide, agar kasus Aceh yang sudah mendera banyak orang ini segera selesai, lewat dialog.

Ini bukan ide baru. Sudah banyak elemen yang mencoba upaya ini. Bahkan Sekretaris Negara era Gus Dur, Bondan Gunawan berlebaran bersama dengan Panglima GAM, almarhum Abdullah Syafii. (Bang Latief, makasih untuk dorongan semangat, ide, data, dan editannya)

GAM dan TNI berdamailahJadi semuanya tergantung niat baik. Apakah mau terus berperang, tapi hanya menghasilkan nisan-nisan baru, atau berdialog seperti layaknya orang berakal. Kata Presiden Perancis: "War is always the admission of defeat, and is always the worst of solutions". (Perang adalah pengakuan atas kalahnya dialog dan akal sehat.)

Selengkapnya, baca KOMPAS

2 Comments:

At 11:34 AM, Blogger jojo said...

duuh, seneng deh rumahku dimampirin orang orang hebat sepertimu.

makasih ya dah mampir. keep writing. aku blum baca tulisannya. lain waktu aku klik deh......

boleh di link?

www.jojoayaqin.blogspot.com

 
At 7:56 AM, Blogger jojo said...

hai bu,

belum ada postingan baru lagi?. ini acara mampirku yang kedua. baca tulisan-2nya. tobbbb!!! *two tumps up*, kalau perlu ditambah jempol kaki.... :D

 

Post a Comment

<< Home